Tips Mendaki Gunung Safety Dengan 3 Persiapan Khusus

0 376

Mendaki gunung adalah kegiatan yang dapat dilakukan oleh siapapun. Baik itu laki-laki, perempuan, anak-anak dan orang tua sekalipun dapat melakukan kegiatan ini. Tentu saja kegiatan pendakian gunung perlu persiapan khusus, apalagi paradigma mendaki gunung  yaitu satu kegiatan  di alam bebas, di tempat yang tidak lazim untuk bermain manusia, dan pendakian gunung ini merupakan kegiatan yang banyak di minati oleh masyarakat dunia tak terkecuali Masyarakat Indonesia.

bagi kamu yang akan mendaki gunung, perlu diketahui Ada tiga hal yang harus, bahkan penting untuk di perhatikan untuk kalian para pendaki maupun calon pendaki, apa sajakah tiga hal tersebut? diantaranya :

Persiapkan Peralatan Mendaki

Peralatan mendaki merupakan hal penting yang harus di siapkan bagi para pendaki. Karena jika ada salah satu peralatan yang lupa tidak kebawa hal tersebut akan membuat fatal perjalanan mendaki anda. Peralatan mendaki ada dua bagian, pertama peralatan pribadi dan kedua peralatan yang bersifat kelompok.

Peralatan mendaki Yang bersifat Pribadi (Perlengkapan wajib individu)

alat-pendakian-pribadi

Tas Gunung ( Carriel )

Carriel atau Tas gunung ini fungsinya sudah sangat jelas, yaitu untuk membawa dan menampung barang yang akan dibawa dan perlengkapan  dalam Proses pendakian. Biasanya tas yang digunakan berkapasitas 45 liter, 65 liter, 75 liter, 85 liter, bahkan ada yang sampai 115 liter,  hal ini disesuaikan sesuai kebutuhan masing-masing orang.

Tas gunung yang kapasitas besar biasanya dibawa  oleh mereka yang sudah  terbiasa menjadi leader ataupun porter dalam kelompok pendakian. Dalam satu kelompok pendakian  sebaiknya tidak semua menggunakan Carrir berkapasitas besar, hal ini agar memperlabcar perjalanan. perlu kitahui bahwa tidak semua anggota mendapat beban fisik yang sama saat perjalanan. Harapannya, saat ada kelelahan dari anggota lain bisa berbagi beban atau bertukar beban tas. Tas gunung sebaiknya harus terbuat dari bahan yang kuat. Desain pun dibuat sedemian rupa agar dapat menampung berbagi perlengkapan mendaki gunung sesuai letak dan posisi yang tepat.

Jaket Gunung

Jaket ini berfungsi untuk menahan dan mengurangi dingin sehingga panas tubuh tetap stbil dan terjaga. selain itu jaket gunung berguna untuk menghindari hal-hal terburuk yang tidak diinginkan karena dingin.  Cukup banyak kasus pendaki yang mengalami hipertemia atau kedinginan, karena jaket yang digunakan tidak memadai untuk menahan dingin. Kalaupun tidak memiliki jaket gunung, bawalah jaket yang nyaman agar pendakian tetap aman dan nyaman.

Sepatu Atau Sandal gunung

Sepatu gunung memiliki pijakan yang sudah disesuakan dalam desainya, ini agar mencengkeram kuat dalam berbagai medan. Pijakan kuat ini bisa menghindari terjadinya kecelakaan karena sepatu yang tidak cocok di perjalanan. Mendaki gunung ini akan melewati berbagai medan yang dinamis dengan tanah bergelombang, batu-batuan, akar, tanah berpasir, ataupun genangan air. Oleh karena itu sangat dianjurkan tentu menggunakan sepatu khusus gunung.

Manfaat Sandal hanyalah cadangan jika sepatu rusak atauapun jika ingin sekadar berjalan-jalan saat sudah mendirikan tenda. Kaki juga perlu ruang bernafas setalah lama sesak di dalam sepatu. Ingat pilihlah  sepatu gunung yang antiair. Karena jika hujan atau melewati genangan air kaki Anda tidak basah.

Pakaian ganti

sebaiknya Bawalah  pakaian ganti secukupnya. Ganti pakaian Anda jika sudah basah karena kaeringat atau lembab. Pakaian yang basah dapat membahayakan kondisi tubuh. Dengan mengganti pakaian badan akan lebih segar dan tetap hangat. Jumlah pakaian ganti disesuaikan dengan tujuan dan berapa lama waktu pendakian.

Jas hujan dan atau ponco

Seperti namanya jas hujan berfungsi untuk melindungi tubuh Anda dari hujan ketika mendaki sehingga badan dan peralatan Anda tetap kering. Selain jas hujan mungkin juga digunakan sebagai dasar untuk Bivak dalam kondisi darurat. Nah, untuk membuat bivak ini biasanya menggunakan jas hujan jenis ponco yang lebar, bukan jas hujan yang terdiri dari kemeja dan celana antihujan. Saya sendiri saat mendakian membagi beberapa anggota untuk membawa jas hujan jenis ponco dan jas hujan jenis kemeja celana. Hal tersebut untuk berjaga-jaga saja kalau ada kondisi yang mengharuskan mendirikan bivak sederhana.

Peralatan makan

Kalau peralatan masak adalah perlengkapan wajib kelompok, makan peralatan makan adalah perlengkapan wajib individu. Setiap anggota harus membawa minimal satu piring, gelas, sendok, dan garpu. pilihlah yag berbhan plastik agar tidak pecah di perjalanan. Masing-masing satu saja sudah cukup.

Makanan dan Minuman

Makanan atau bahan makanan yang wajib dibawa adalah beras satu liter untuk perjalanan 2-3 hari. Lalu bawa juga mie instan, mie ini untuk mengantisipasi ada kekurangan bahan makanan karena kesalahan prediksi kebutuhan makanan kelompok ataupun karena kondisi darurat. Selebihnya pendaki dapat membawa makanan ringan kesukaan sesuai kecukupan masing-masing selama tidak membebani perjalanan berlebihan. Bawalah makanan manis atau berkarbohidrat tinggi. Selain makanan, tentunya bawa lah air mineral. Setidaknya setiap individu 2 liter berupa 1 botol besar dan 1 botol kecil. Bekal tersebut untuk perjalanan 2-3 hari dan tujuan gunung yang memiliki sumber air.

 Kantong tidur atau sleeping bag

Kantong tidur atau sleeping bag berguna untuk menutupi tubuh Anda pada saat tidur di tenda sehingga tubuh kita tetap hangat. Tidak dapat dipungkiri, bahkan jika Anda tidur di tenda, biasanya masih tidak cukup untuk menjaga masuknya udara pegunungan yang dingin selama malam hari. Dua faktor perlu dipertimbangkan ketika memilih kantong tidur adalah kualitas bahan dan ukuran. Kantong tidur besar, tidak selalu baik dalam menahan dingin. Karena saat ini juga sudah ada produk yang sangat tipis tapi memiliki kehangatan yang baik. Bahan utaa polar wajib jadi pertimbangan untuk kehangatan saat tidur.

Matras

Matras ini berfungsi sebagai kasur saat tidur di dalam tenda. Atau sebagai alas duduk saat ingin bersantai ria saat bersitirahat, berteduh dan sebagainya tanpa harus duduk beralaskan tanah. Secara umum matras berbahan karet. Pilihlah sesuai selera saja karena ada matras dengan karet tebal atau tipis.

Sarung tangan

Sarung tangan sangat berguna untuk melindungi tangan dari goresan, gesekan, atau mungkin gigitan kecil dari hewan di tangan Anda ketika melewati trek di gunung, terutama di hutan lebat atau berduri. Selain itu, sarung tangan ini juga berguna untuk menjaga suhu tubuh. Karena salah satu bagian tubuh kita, yaitu jari-jari sangat sensitive terhadap udara suhu dingin. Saya biasanya membawa dua pasang sarung tangan, satu tebal yang biasanya digunakan ketika melewati medan berat seperti ketika memasuki jalan berbatu atau hutan atau semak-semak. Sementara lain kain lembut sarung tangan yang saya biasanya pakai saat tidur untuk mendapatkan kehangatan.

Masker

Beberapa gunung memiliki lintasan berpasir dan sangat berdebu. Hal ini tentu dapat mengganggu pernafasan. Masker ini berguna sebagai topeng untuk menghindari debu saat mendaki gunung. Selain itu juga berguna untuk mengurangi eksposur terhadap dingin pada bibir dan mulut. Selain itu, masker ini juga bisa digunakan sekadar menjaga wajah dari paparan sinar matahari.

Kupluk

Kupluk berguna sebagai penutup kepala untuk mengurangi dingin. Meskipun kecil, kupluk sangat penting untuk menjaga panas tubuh. Kepala dan telinga Apakah jugasensitif terhadap dingin. Silakan Anda bisa membawanya demi kenyamana. Tidak juga tidak apa selama ini memiliki daya tahan yang baik terhada dingin.

Headlamp atau senter

Penting untuk kondisi gelap. Headlamp ini adalah senter yang menempel di kepala. Dengan headlamp (lampu/senter dipasang di kepala) atau senter akan membantu Anda melakukan berbagai kegiatan di malam hari. Selain itu headlamp/lampu senter juga penting ketika saya bepergian ke puncak pada dini hari. Pendaki tentu akan lebih mudah menggunakan headlamp daripada senter biasa yang dipegang di tangan karena dengan headlamp tangan jadi lebih leluasa bergerak dan beristirahat. Jangan lupa pula membawa baterai cadangan untuk mengantisipasi habisnya daya baterai senter. Selain membawa baterai cadangan, beberapa pendaki bahkan biasanya membawa headlamp cadangan serta senter kecil untuk mengantisipasi kalau ada kerusakan pada headlamp yang digunakan.

Kaus kaki

Kaus kaki dibutuhkan untuk menghangatkan kaki dan kaki dari dingin. Sama halnya seperti sarung tangan. Manfaatnya akan sangat terasa saat tidur di malam hari. Setidaknya bawalah 2 pasang kaos kaki saat mendaki gunung. Sepasang dikenakan untuk perjalanan pendakian sementara sepasang yang lain digunakan pada saat tidur.

Decker

Ini pilihan untuk di bawa. Tapi, decker ini berguna untuk mengurangi beban lutut saat memanjat atau turun gunung demi meminimalkan kemungkinan cidera pada lutut. Decker dari kain yang terbuat dari lembut dan elastis.

Gaiter

Jika gunung tuuan Anda memiliki medan berpasir, alat ini perlu dimiliki. Gaiter dipasang di bagian atas sepatu sebagai penutup sampai sebatas lutut. Biasanya terbuat dari kain atau polyester. Titik untuk melindungi bagian bawah kaki, dan juga untukmenghindari masuknya pasir dan batu ke dalam sepatu saat melewati trek berpasir dan berbatu di pegunungan.

Trekking pole atau Tongkat daki

Tongkat ini berfungsi untuk membantu waktu istirahat panjat terutama ketikamelewati lereng cukup miring. Istilah ini hanya tongkat. Trekking tiang ini mampumenyesuaikan panjang pendek tersebut sesuai dengan kebutuhan Anda. Anda tidak perlu memaksakan diri untuk memiliki alat ini.

Obat-obatan pribadi

Mempersiapkan perawatan perawatan-terutama jika Anda memiliki penyakit tertentus eperti Alergi, dll. Obat lain yang dapat diambil termasuk obat luka, minyak kayu putih, balsem, madu, gula, tolak angin dll

Perlengkapan Kelompok

perlengkapan-kelompok

Tenda

Tenda   diperlukan untuk tempat berteduh dari konisi alam yang tidak memunginkan perjalanan dilanjutkan atau tempat kita tidur saat bermalam. Tenda ini seperti versi rumah mini. Ada banyak jenis tenda dengan berbagai model, ukuran, kapasitas dan tingkat kualitas. Jika Anda mendaki misalnya hanya berdua, ya mengapa membawa tenda dengan kapasitas empat atau enam orang. Cukuplah bawa tenda dengan ukuran 2-3 orang saja.

Setidaknya ada hal-hal yang harus dipertimbangkan ketika membeli sebuah tenda, yaitu berat tenda, ketahanan dan kualitas bahan dalam melawan dingin, hujan dan angin.  Standar tenda saat ini juga sudah memiliki penutup tenda ataupun teras tenda. Penutup ini fungsinya agar embun atau air hujan tidak langsung menimpa tenda. Untuk bahan dapat disesuaikan budget saja. Tenda bagus tentu memiliki bahan yang baik dan tidak mudah merembes embun ataupun air hujan. Tenda yang mudah merembes embun atau hujan tentu akan membuat kita tidak nyaman. Jadi pilihlah tenda berkualitas baik jika Anda ingin memilikinya. Jika ingin menyewa sesuaikan dengan tujuan dan kondisi cuaca saat akan mendaki.

Peralatan masak beserta bahan makanan

Kompor dan peralatan memasak yang diperlukan untuk memasak dan makan selama pendakian. Ingat, selama di gunung tidak warung makan.  Bawalah kompor dan peralatan masak yang benar-benar diperlukan. Pertimbangkan juga ukurannya. Bawa saja panci kecil dan perlengkapan makan tentara. Dalam satu kelompok berjumlah 10-12 orang bawa 2 peralatan makan tentara atau nesting sudah cukup. Biasanya terdiri dari 3 bagian, yang masing-masing dapat digunakan sebagai tempat makan, memasak air, dan memasak makanan semisal nasi.

Lalu bawalah kompor, jumlah 10-12 orang bawalah minimal 2 kompor gas kecil. Dalam pendakian gunung berangin bisa juga membawa kompor antibadai agar angin dari kompor tidak mudah padam.

Lalu untuk bahan bakar bawalah setidaknya 3 gas kecil. Selain gas bisa jug cadangan membawa parafin. Untuk bahan makananan, sesuaikanlah sesuai menu yang direncakan saat pendakian.

Trash bag atau kantong sampah besar

Ingat, sampah yang dihasilkan selama perjalanan jangan dibuang di alam, tetapi bawa kembali sampai menuju pos dan dibuang pada tempat semestinya. Trash bag ini berguna untuk meletakkan sampah-sampah selama pendakian. Sebagai contoh bungkus-bungkus makanan Anda.

Selain sampah tas ini juga berguna sebagai lapisan pada bagian dalam ransel tas gunung untuk menjaga barang, terutama pakaian tetap kering. Dalam keadaan tertentu bila hanya ransel/tas gunung saja tanpa dilindungi trash bag di bagian dalam maka barang Anda bisa lembab karena paparan hujan dan dingin. Kantong sampah atau trash bag ini beli lah yang besar, bukan sekadar pelastik keresek biasa. Biasanya berukuran 30cm lebih.

Pisau dan Peralatan navigasi

Peralatan navigasi diperlukan untuk menunjukkan arah atau membantu Anda dalam kasus tersesat. Peralatan termasuk GPS, peta dan Kompas. Pisau ini pasti berguna untuk memotong-potong. Misalnya memotong bahan-bahan makanan,tali, dll. Selain itu pisau ini juga berguna untuk menonton (pertahanan diri) terhadapk emungkinan serangan binatang-binatang mungkin saja terjadi

Periapkan Kondisi Badan

naik-turun-tangga

Mendaki gunung bukanlah olahraga biasa dan jangan di spelekan Kekuatan fisik dan mental saja mungkin sudah lumayan cukup buat mengarungi panjang dan terjalnya jalur pendakian di berbagai belantara gunung Indonesia, namun ternyata mendaki gunung ini bukan soal power melulu, tapi lebih kepada endurance, karena aktivitas fisik berat saat mendaki tidak berlangsung sebentar saja, melainkan berjam-jam atau bahkan bisa sampai berhari-hari.

Maka dari itu, tak heran banyak pendaki professional melakukan berbagai latihan rutin untuk meningkatkan endurance tubuhnya sebagai modal persiapan untuk mendaki gunung tinggi. kita sepagai yang sering melakukan pendakian  harus sangat menjaga kondisi tubuh, apalagi pendaki pemula, perlu adanya tes kebugaran entah itu melalui pemanasan olahraga maupun tes dokter, hal tersebut untuk memastikan bahwa anda itu layak untuk mendaki dan tidaknya. karena jika hal tersebut di hiraukan dan kita tetap memaksakan untumk mendaki bia sangat fatal pada akhirnya.

cuaca-buruk

Ketahui Kondisi Cuaca

Yang terakhir ini mungkin banyak pendaki yang menghiraukannya, padahal ini pun patut untuk di perhatikan, bagi pecinta gunung, keinginan untuk menjamah puncak-puncak gunung kadang gak terbendung. Rasa rindu membuat mereka tetap melakukan pendakian meski musim tak mendukung. Padahal, di musim hujan, kesulitan yang dihadapi pendaki bisa berlipat ganda. Bayangkan, jika di dataran rendah saja hujan seringkali terasa tak bersahabat, apalagi di dataran tinggi.

Memang banyak tips-tips ketika dalam perjalanan hujan tetapi hujan seperti apadulu yang akan kita hadapi?, jangan sampai hujan yang bercampur musim angin besar (badai) pun kita lakukan pendakian, karena hal ini pun akan membuat kita fatal dan sesuatu yang tidak kita inginkan terjadi pada kita, Maka alangkah baiknya kita mencari informasi dahulu sebelum melakukan pendakian.

Tiga hal ini adalah yang perlu bahkan penting untuk di perhatikan bagi para hobi mendaki, dan jika tiga hal ini salahsatunya tidak ada kami harap jangan coba-coba untuk kita melakukan pendakian. Merasakan keindahan alam terbuka memang sejuk rasanya tetapi merasakan alam dengan hal yang tak di inginkan sungguh sangat menakutkan, semoga tiga hal tersebut bermanfaat bagi kita para pecinta pendakian, dan para pemula pendaki gunung.***Kiki Ahmad Bulqini

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.