Tips Agar Kamu Betah Di Perantauan Yang Jauh Dari Orang Tua

0 278

Saat pertama kali memutuskan untuk merantau ke luar kota yang jauh dari kedua orang tua, perasan cemas pasti datang menghampiri. Menjadi anak rantau yang jauh dari keluarga awalnya adalah hal yang sangat menyesakkan. Apalagi bagi anak yang terbilang manja atau dimanja orang tua, dan tak pernah tinggal jauh dari orang tua. Ketika suatu saat tiba-tiba harus tinggal berjauhan dengan keluarga, hal itu pasti akan terasa sangat berat. Misalnya ketika kamu akan melanjutkan pendidikan dari SMA ke bangku kuliah, dan harus berkuliah di perguuruan tinggi yang jaraknya jauh dari rumah, beda kota, atau beda provinsi, bahkan beda negara.

Saat pertama kali kamu pergi ke tempat itu, biasanya orang tua akan mengantar kamu. Sesampai di sana biasanya mereka akan memberi mu nasihat agar menjadi anak yang baik, bisa menjaga diri, kuliah dengan benar dan lain-lain. Itu merupakan kata-kata terakhir mereka untuk mu, setelah itu mereka pamit dan meninggalkan mu sendiri di kostan.

Setelah mereka berpamitan dan memeluk mu sebagai tanda perpisahan, mereka pun pergi. Saat itu juga kamu akan merasa sangat sedih ketika melihat mobil mereka berjalan semakin jauh dan semakin jauh meninggalkan mu. Ada perasaan ingin menangis bahkan ingin mengejar mereka.

Hari pertama hidup di perantauan dengan lingkungan dan orang-orang A�yang berbeda akan membuat mu sedikit kagok dan harus beradaptasi. Ada yang gampang untuk beradaptasi. Biasanya satu atau dua minggu pertama tinggal di perantauan merupakan minggu terberat. Berat menahan rasa rindu dan berat menahan rasa ingin pulang. Apalagi kalau sudah membayangkan kebersamaan dengan keluarga. Terbayang ketika lagi ngobrol sabil nonton tv bersama, makan bersama, becanda bersama, bahkan dengan adik atau kakak yang biasanya suka berantem pun, ketika kamu sudah tinggal di perantauan saat-saat berantem itu akan sangat dirindukan. Baru beberapa hari saja hidup di perantauan, kamu pasti punya perasaan ingin pulang ke kampung halaman.

Hal ini wajar. Teori psikologi menyebutnya sebagai a�?culture shocka�? atau geger budaya. Biasanya culture shock ini akan hilang setelah beberapa bulan. Namun bagi kamu para mahasiswa, ataupun para pekerja yang bawaannya terasa tak betah, dan ingin selalu pulang ke kampung halaman. Ada baiknya kamu mengikuti sejumlah tips berikut. Tujuanya supaya kamu bisa nyaman hidup di lingkungan yang baru.

  1. Cari Teman Baru

Untuk menghibur diri supaya tidak sedih, carilah teman baru yang cocok dengan mu. Teman baru ini akan sedikit meringankan beban mu yang rindu berat sama keluarga. Kamu bisa ngobrol dengan nya, minta di temani jalan-jalan atau membeli keperluan kosan. Ini akan sangat membantu karena dengan adanya teman akan membuatmu tidak melulu memikirkan keluraga dan bisa sedikit mengalihkan pikiranmu supaya tidak ingin pulang terus.

  1. Berwisata Atau Jalan-Jalan Mengunjungi Tempat Wisata

Mungkin salah satu penyebab kamu ingin pulang kampung melulu karena kamu gak bisa move on dari kampung halaman. Nah untuk mengatasi hal ini, coba deh kamu jalan-jalan dan berwisata, atau cari tongkrongan yang nyaman di kota perantuan biar kamu gak bosen dan biar tau juga tempat-tempat yang ada di kota itu. Kunjungan ke tempat wisata ini supaya kamu bisa lebih mencintai, kota perantuan yang baru.

Kalau sudah menemukan tempat asyik buat nongkrong, seenggaknya kamu punya tempat yang bisa kamu kunjungi ketika ada waktu kosong atau ketika kamu ingin pulang. Setelah kamu mencintai kota perantuan dan sudah menenmukan tempat yang dirasa nyaman, kamu pasti akan mulai betah tinggal di kota itu.

  1. Ikuti UKM Atau Kegiatan Kampus Yang Kamu Sukai

Cara lain yang bisa membuatmu tidak selalu ingin pulang adalah dengan adanya kesibukan, karena kesibukan akan mengalihkan pikiranmu. Coba deh ikuti UKM atau kegiatan-kegiatan yang ada di kampus. Misal kalau kamu suka dengan alam, kamu bisa ikut organisasi mahasiswa pecinta alam. Atau kamu juga bisa ikut oraganisasi daerah. Biasanya di setiap kampus besar suka ada organisasi perkumpulan mahasiswa daerah.

Kamu harus banget ikut organisasi itu karena bisa membuatmu betah di perantauan, dan kamu tidak akan merasa sendiri lagi karena ternyata setelah kamu ikut organisasi itu, kamu akan sadar bahwa ternyata banyak juga orang lain yang kuliah di sana yang se daerah atau sekota dengan daerah asal mu. Biasanya organisasi daerah juga kekeluargaannya sangat lekat. Jadi kalau kamu ada keperluan, lagi punya kebutuhan, lagi ada masalah, atau lagi sakit, mereka akan dengan senang hati membantu mu.

  1. Cari Pacar Atau Gebetan Di Perantauan

Nah ini adalah cara terakhir ini yang paling jitu. Biasanya orang kalau sudah diliputi perasaan cinta, maka dia akan lupa segalanya, termasuk lupa dengan kampung halaman. Oleh karena itu, segeralah cari pacar di perantuan agar kamu tak selalu memikirkan yang di rumah terus. Tapi jangan sampai kewajiban mu sebagai mahasiswa jadi terabaikan karena pacaran. Carilah pacar yang baik yang bisa membuat kamu bisa lebih berkembang hidup di perantauan dan bisa membantu mu ketika sedang ada kebutuhan dan kesulitan.

Itulah sedikit tips berdasarkan pengalaman penulis sendiri yang bisa kamu lakukan supaya kamu betah di tempat perantauan. Semoga bisa membantu.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Komentar
Memuat...