Inspirasi Tanpa Batas

Tips Mengatasi Kebosanan Ketika Belajar Atau Sekedar Membaca Buku Sejarah

Sebagaimana yang sudah kita ketahui. Bahwa Sejarah, merupakan ilmu tentang peristiwa-peristiwa masa lampau yang tidak akan lepas dari dua hal yakni Tahun dan Nama. Ketika kalian menjumpai dua hal tersebut, pasti yang akan menemui kalian adalah kebosanan dan kemalasan.

0 30

Konten Sponsor

Diketahui bersama bahwa Sejarah, selalu merupakan ilmu tentang peristiwa-peristiwa masa lampau. Peristiwa dimaksud tidak akan lepas dari dua hal utama, yakni Tahun dan Nama. Ketika kalian menjumpai dua hal tersebut, pasti yang akan menemui kalian adalah kebosanan dan kemalasan.

Supaya kalian bisa membuang jauh kemalasan dan kebosanan tersebut, penulis akan berikan beberapa hal mengenai cara yang harus dilakukan mengatasi kemalasan dan kebosanan. Tidak lain dengan cara memberikan perhatian, pengertian dan cinta kalian kepada sejarah. Dengan begitu kalian akan selalu mengerti tentang apa yang dituangkan dalam buku-buku sejarah atau hal-hal lainnya mengenai sejarah.

Tetapi hal diatas tidak menjadi kemalasan dan kebosanan mendadak berhenti menghampiri kalian ketika belajar memahami sejarah. Jelas, sewaktu-waktu mereka akan datang.

Oleh sebab itu, penulis akan memberikan beberapa cara agar malas dan bosan tidak selalu menghampiri kita. Yuk disimak :

  • Ketika belajar sejarah dalam buku. Kalian harus benar-benar mencari suasana yang membuat kalian nyaman agar kalian bisa berkonsentrasi. Tempat yang ramai jelas bukan solusinya.

Nah jika dalam konsentrasimu itu malah membuatmu semakin bosan dan malas yang ujung-ujungnya pasti akan dilintasi rasa kantuk. Jangan khawatir. Kalian bisa menanggulanginya dengan cara yang menurut penulis itu paling seru. Dengan cara tidak membacanya dalam hati.

Melainkan kalian ucapkan melalui lisan kalian persis seperti apa yang dituangkan dalam buku sejarah tersebut. Jangan terlalu kencang, karena bisa jadi orang-orang disekitarmu merasa terganggu dan akhirnya pasti akan marah. Cukup sampai telingamu bisa mendengarnya.

  • Jangan sekaligus membaca materi sejarah tertentu dalam satu waktu. Sisihkan jeda, untuk merilekskan diri kalian dengan menarik nafas sampai benar-benar rileks. Lalu beranjaklah ke dapur untuk mengambil segelas air putih. Dengan air putih tersebut daya kontsentrasi kalian akan bertambah lebih banyak dibanding sebelumnya.
  • Memakan makanan ringan ketika tengah membaca. Orang zaman millennial sekarang menyebutnya dengan ngemil.
  • Hal selanjutnya yang perlu kalian lakukan adalah menulis. Ketika kalian membaca buku sejarah. Seperti yang sudah dibicarakan sebelumnya, kalian jangan sekaligus membacanya dalam satu waktu. Cukup satu halaman, dua halaman, paling banyak lima halaman ;a;u kalian hentikan terlebih dahulu. Kemudian tulislah apa yang telah kalian baca tersebut dalam catatan kalian. Jangan terlalu panjang. Cukup dengan menggunakan peta konsep.
  • Jika kalian memang bukan tipe orang pecandu buku yang selalu tidak ingin lepas dari buku. Kalian bisa mengawalinya dengan sebuah rasa ingin tahu tentang sejarah yang menurut kalian itu menarik.

Kemudian kalian cari visualisasinya dalam video yang mengenai hal tersebut di laman youtube. Atau paling tidak cari tahu video itu di teman-teman sekeliling kalian.

Jika kalian sudah menemukan, tetapi merasa belum puas, tanyakan kepada orang-orang yang menguasai hal yang ingin kalian ketahui. Dari sinilah kalian pasti akan menimbulkan keinginan selanjutnya untuk membaca dan mengasikkan kata-kata yang dituangkan dalam buku sejarah.

Itulah tips yang sampai sekarang sering penulis lakukan. Semoga bermanfaat. Jangan takut memulai hal-hal yang selama ini tersimpan dalam angan kalian. Ingat, Allah tidak akan merubah nasib seseorang jika kalian tidak berusaha merubah nasib kalian sendiri.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar