Kemunculan UFO Dan Misteri dibalik Piring Terbang

0 80

Beberapa pengamat menyatakan telah melihat awak piring terbang itu. Dalam sebuah buku tahun 1950-an, berjudul Behind the Flying Saucers (Di balik Piring Terbang), Frank Scully bercerita tentang orang yang mungkin berasal dari Venus yang mayatnya ditemukan setelah pesawat piringnya menabrak bumi di Meksiko dan Kolorado. Menurut Tn. Newton, informan Tn. Scully, orang Venus itu adalah makhluk kurus yang tingginya antara 97-112 cm. Mereka memakai pakaian tahun 1890-an yang tidak mudah sobek. Menurut Tn. Newton, AU telah memusnahkan mayat itu.

Tidak semua awak piring terbang itu kerdil perwujudannya. Pada tanggal 12 September 1952, seorang wanita, 3 orang anak, dan seorang pegawai nasional yang masin muda mengawasi sebuah piring terbang di dekat Sutton, Virginia Barat. Mereka melihat suatu makhluk raksasa yang menjijikkan jelas makhluk itu adalah awak pesawat ruang angkasa itu. Tinggi badannya 2,7 m, mukanya merah, dengan mata yang menonjol ke depan kira kira 30cm. Ketika makhluk itu sambal mendesis mendekat, para pengamatnya yang sedang takjub itu serta merta lari.

Terdapat banyak foto tentang piring terbang itu. Sebagian hanyalah permainan, dalam kasus-kasus lain, gambaran ganjil telah dihasilkan dari foto negative Karena kesalahan teknis. Namun, data yang sedikit ini tidak dapat diterangkan dengan mudah.

Pemunculan piring terbang lambat laun berkurang setelah tahun 1953. Barangkali dapat dipastikan bahwa berkurangnya laporan tentang piring terbang di surat kabar atau majalah itu Karena editor menganggap bahwa laporan seperti itu tidak bermanfaatn lagi. Dalam periode 1965-1967 ada lagi perkembangan berita seperti itu yang kemudian surut lagi.

Mencari Penjelasan

Bagaimana kita dapat menerangkan tentang UFO yang misterius ini? Apakah benda benda ini betul betul pesawat ruang angkasa yang lebih maju dan tidak sebanding dengan pesawat yang telah dikenal manusia? Hal itu telah diperdebatkan lebih lanjut dan manusia pun telah mengadakan perjalanan ke bulan. Apakah tidak mungkin bahwa penghuni dari tata surya lain memang telah jauh lebih maju daripada manusia dan telah melengkapi pesawat mereka sehingga dapat membawa mereka ke system tata surya kita?

Segera setelah Kennent Arnold melihat “piring terbang” di tahun 1947, Angkatan Udara Amerika Serikat mulai mengadakan penelusuran semua berita tentang munculnya benda-benda tak dikenal di angkasa dalam Proyek Buku Baru. Di tahun 1966 mereka membentuk sebuah kelompok 36 ilmuwan, di bawah pimpinan Edward U. Condon, ahli fisika dari Universitas Kolorado, untuk memimpin suatu penyelidikan tersindiri terhadap penglihatan ini. Penyelidikan berakhir dengan terbitnya suatu laporan yang berjilid-jilid yang menyimpulkan bahwa penelitian benda angkasa lebih lanjut tidak akan berguna. Di tahun 1969 AU mengakhiri Proyek Buku Biru ini.

Condon Report

Condon Report

Berita tentang benda angkasa turun secara drastis, tetapi perdebatan tentang hal itu belumlah berakhir. Beberapa ilmuwan melanjutkan masalah penyelidikan yang dilakukan angkatan udara secara tuntas. Dr. James McDonald, misalnya mencatat bahwa para penulis the Condon Report, “mengakui bahwa kira-kira sepertiga dari 90 kasus yang mereka selidiki tidak dapat diterangkan sehingga tidak dimengerti mengapa kesimpulan bahwa penyelidikan lebih lanjut tidak diperlukan itu dibenarkan”. Pada tahun 1973 ada peningkatan perhatian yang tiba-tiba terhadap piring terbang itu.

Sebuah pengalaman yang lebih menarik ialah yang dihubungkan dengan 2 orang dari Missisippi, yang mengatakan bahwa mereka telah dibawa ke atas dek pesawat ruang angkasa yang berwarna biru oleh makhluk berkulit keperakan mengkerut dan bertangan cakar penjepit. Ahli astronomi J. Allen Hynek, yang pernah menjadi konsultan di Angkatan Udara Amerika Serikat pada Proyek Buku Biru, memperhatikan bahwa orang itu terhipnotis dan merasa bahwa mereka “mengatakan kebenaran itu di luar kesadarannya”.

Penglihatan yang lainnya cepat terbukti mempunyai penjelasan yang konvensional. Misalnya sejumlah piring terbang ternyata hanyalah bola balon udara untuk penyelidikan cuaca yang berwarna keperakan, yang memantulkan sinar matahari pada ketinggian 26 km. Yang lainnya adalah gejala meteorology yang berubah seperti awan atau kabut. Namun, suatu penyelidikan terhadap orang-orang Amerika dewasa percaya bahwa piring terbang itu nyata. Bukan hanya khayalan orang saja dan 11% dari mereka mengatakan telah melihat piring terbang itu.

Pada akhir tahun 1973, Dr. Hynek, ketua jurusan astronomi Universitas Northwestern, mengumumkan pembentukan pusat studi terhadap benda-benda ruang angkasa. “Selama ¼ abad fenomena piring terbang itu telah menjadi dasar kesalahpahaman, salah informasi, cemooh dan lelucon, serta pendekatan yang tidak ilmiah, katanya. “Kenyataannya, keterangan yang diterima dari berbagai negeri hanyalah suatu misteri yang memerlukan penjelasan”.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.