Usia Muda Rawan Gangguan Keuangan

0 11

Rencana keuangan adalah hal yang sangat penting demi masa depan finansial dalam beberapa dekade yang akan datang. Bagi Anda yang tergolong masih muda, sebaiknya memikirkan kondisi keuangan untuk membuat rencana masa depan yang diinginkan.

Selagi keadaan yang masih sehat dan memiliki penghasilan tetap, Anda harus memerhatikan kondisi keuangan agar jangan sampai mengalami gangguan keuangan ini. Kemudian, gangguan keuangan apa saja yang dapat melanda di masa muda?

Tidak punya tabungan

Terkadang di masa muda, Anda sering melupakan untuk menyisihkan pendapatan sebagai tabungan. Meskipun hanya 20 persen dari total gaji Anda, jika terkumpul perlahan-lahan akan menjadi bukit juga. Namun, satu hal yang harus Anda ingat, jika Anda memiliki banyak pengeluaran itulah yang akan menjadikan Anda sulit untuk menabung. Maka keuangan Anda sedang dalam posisi tidak sehat. Sebelum memutuskan untuk membuat pengeluaran, pikirkan apakah Anda masih bisa menabung dengan penghasilan yang telah ada. Jika pada akhirnya apa yang Anda inginkan akan menghambat Anda untuk menabung, tunda dulu pengeluaran itu.

Tidak Memiliki Perencanaan Keuangan

Gejala gangguan kesehatan finansial yang juga mengerikan ialah tidak pernahnya memiliki perencanaan keuangan. Ketika Anda menerima gaji, Anda langsung menghabiskannya untuk nafsu keinginan dan mengesampingkan kebutuhan. Perencanaan keuangan bukan hanya alokasi dana bulanan, melainkan juga adanya target keuangan yang ingin dicapai dalam kurun waktu tertentu. Misalnya, kapan Anda memiliki usaha sendiri, berapa jumlah deposito yang ingin Anda miliki tahun ini, atau kapan Anda akan membeli sebuah rumah pribadi. Semuanya itu diatur dalam rencana keuangan Anda. Waktu yang paling baik dalam membuat rencana keuangan tersebut adalah di awal tahun. Namun, tak ada salah untuk memulainya di awal bulan ini dengan mengevaluasi keuangan Anda di bulan-bulan yang sebelumnya.

Tak Punya Dana Pensiun

Tak Punya Dana Pensiun
Tak Punya Dana Pensiun

Pasti Anda pernah berpikir masa pensiun masih lama? Itu adalah salah besar. Menyiapkan dana pensiun penting harus dilakukan sejak dini. Artinya saat Anda masih bekerja, karena di situlah sumber untuk pendanaan pensiun Anda. Contohnya, Anda bekerja di usia 25 tahun. Dalam kurun umur 25 sampai 30 tahun lagi Anda akan memasuki masa pensiun. Jika dimulai awal bekerja, Anda sudah menabung di salah satu bank atau asuransi yang menawarkan adanya tabungan pensiun maka 30 tahun lagi tabungan Anda akan menggunung. Masa pensiun pun tenang tanpa harus menyusahkan kondisi anak-anak Anda. Dan Anda dapat menikmatinya dengan berlibur, membuka usaha atau uang darurat jika Anda sakit.

Tak Adanya Alokasi Dana

Melakukan alokasi dana adalah sikap finansial yang sehat. Jika penghasilan Anda sudah habis sebelum tanggal pembayaran gaji berikutnya, maka kondisi keuangan Anda tentu akan menderita. Membuat alokasi dana akan membantu Anda mengurangi pengeluaran yang tak perlu.

Dalam membuat alokasi dana bulanan ataupun tahunan, Anda harus bisa menghitung dan memberi kategori untuk tiap kebutuhan. Rencanakan alokasi dana yang cocok dengan kemampuan secara realistis. Dengan demikian, Anda dapat konsisten mengikuti alur alokasi dana yang sudah dibuat. Jika Anda disiplin dalam mengikuti alokasi yang sudah dibuat, maka Anda tidak akan kebingungan saat akhir bulan nanti. Say no to Tanggal Tua.

Tidak Punya Dana Darurat

Pernahkah Anda merasa bingung dan panik saat ada kebutuhan mendadak, namun Anda tidak memiliki dana untuk memenuhi kebutuhan tersebut? Jika ya, maka kondisi keuangan Anda sedang ‘sakit’. Dana darurat merupakan alokasi penting yang harus Anda miliki. Dana darurat ini sangatlah penting untuk menanggulangi adanya biaya-biaya yang tak terduga. Selain sakit, misalnya ketika Anda mengalami kecelakaan. Gunakanlah produk perbankan seperti tabungan untuk menyimpan dana darurat. Pastikan juga dana darurat mudah diakses kapan saja dan di mana saja. (dhirga)

(Gangguan Keuangan) (Masa Depan Finansial) (Perencanaan Keuangan) (Rencana Keuangan)

Komentar
Memuat...