Beranda » Lifestyle » Warna-warni Batik Pesisir Dampak Dari Kuatnya Pengaruh Budaya Luar

Share This Post

Lifestyle

Warna-warni Batik Pesisir Dampak Dari Kuatnya Pengaruh Budaya Luar

Pengaruh budaya Eropa, Jepang, dan Tiongkok memberikan keunikan motif dan warna cerah dalam perkembangan batik pesisir. Pada awal abad 18 batik pesisir terutama di Pekalongan sudah menjadi bisnis turun temurun yang tidak hanya dilakukan oleh oleh pribumi, namun juga bangsa Eropa dan Tionghoa. Banyaknya pesanan dari saudagar kaya dari tanah air mereka, membawa penyesuaian warna dan motif  pada para pengerajin batik saat itu.

Warna batik pesisir identik dengan warna cerah dan motifnya lebih ke motif alam, seperti tanaman, binatang hingga benda-benda yang menunjukan akilturasi etnis lain. Kuatnya pengaruh luar tak lepas dari banyaknya permintaan pasar dari abad 18 hingga awal abad 19. Kemudian peran para nyonya Eropa sangat menyukai warna tendon atau pastel dengan motif yang diambil dari cerita dongeng negrinya, kemudian istri para saudagar Tionghoa yang menyukai jenis batik katun dan berbentuk sarung, atau yang kini terkenal dengan nama lokcan. Tidak heran di akhir abad 19 lokcan mengalami permintaan yang melonjak.

Ada banyak ragam batik pesisir yang khas dan banyak diminati hingga masakini seperti batik mega mendung dari Cirebon, merah darah ayam batik Lasem, batik Pekalongan, batik gedog dari Tuban , batik Madura dan batik-batik lainya.

Rekomendasi untuk anda !!   Jangan Abaikan Asupan air Putih selama menjalani Ibadah Puasa

Megamendung batik Cirebon

batik-mega-mendungMotif Megamendung yang sangat dipengaruhi oleh budaya islam dan tionghoa ini adalah salah satu ciri khas batik Cirebon. Batik ini juga disebut batik awan-awanan sebab gambarnya mirip awan yang bergumpal dengan ragam pilihan dan warnanya. Namun ada perbedaan yang khas dari batik megamendung carbon dan baik megamendung tionghoa. Batik mega mendung Cirebon bentuk awannya lancip dan berbentuk segitiga sedangkan megamendung tionghoa cendrung membulat. Batik mega mendung Cirebon syarat akan filosofi hidup dan ketuhanan.

Merah Darah Ayam Batik Lasem

batik-lasem-asli-warna-merah-yienBatik lasem tak hanya khas pada motifnya yang merupakan perpaduan kebudayaan Indonesia-tiongkok, namun juga pada warna merah darah ayam yang tidak dapat ditiru dan dibuat oleh pembatik lain di luar lasem.

Batik Pekalongan

cropped-ciri-khas-batik-pekalongan-adalahPrade warna batik pekalonga yang dinamis dipenngaruhi oleh pendatang dari Jepang, Tiongkok dan Belanda. Warna-warna batik pekalongan sendiri tak jauh dari warna cerah dan motifnya sesuai dengan pengaruh negara-negar yang menjajah Indonesia. Seperti pada masa jepang berkuasa muncul motif hakokai, pada masa tiongkok berkemabang pesat di Indonesia muncul batik klangenan dan Encim.

Rekomendasi untuk anda !!   Wisata Malam dan Tempat Nongkrong di Kota Cirebon Yang Asyik

Batik Gedog dari Tuban

batik-gadogBatik Gedog terpengaruh oleh budaya islam, hindu, dan tionghoa. Misalnya maotif batik kijing miring motif burung hong dan motif panji. Sedangkan motif khas asli daerah ini tema tanam-tanaman pertanian, tumbuhan dan hewan laut. Keunikan batik gedog ini terletak pada proses pembuatanya yang mengunakan kain yang dipintal langsung dari kapas menjadi benang ditenun lalu jadilah kain batik.

Batik Madura

batik-maduraBatik dari Madura ini punya khas yang mencolok, seperti kuning, biru, hijau, dan merah. Motifnya banyak dan salah satu yang terkenal adalah batik gentong yang khas dalam pewarnaan dan motifnya.

Batik adalah warisan budaya turun temurun dari Indonesia. Walapun pada proses perkembangya dipengaruhi juga oleh budaya luar yang kuat. Batik pesisir sendiri dengan ciri khasnya tetap memiliki tempat tersendiri bagi pencita batik. Yuk gunakan batik sebagi trend fhasion Indonesia, agar batik tetap menjadi budaya hingga anak cucu kita kelak.***aL

Share This Post

Ali Alamsyah
Sosok muda yang banyak menghabiskan waktu untuk membaca berbagai literatur penting dalam soal ilmu pengetahuan. Hobi traveling, Penyuka Sastra dan sosok dingin dalam menyikapi perkembangan Zaman. Itu juga yang menyebabkan ia pindah haluan dari pekerja profesional perkantoran menjadi webster ilmu dalam dunia maya. Dialah, Bagian tertentu yang menjadikan lyceum menjadi ternama di dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>