Warna-warni Batik Pesisir Dampak Dari Kuatnya Pengaruh Budaya Luar

0 167

Pengaruh budaya Eropa, Jepang, dan Tiongkok memberikan keunikan motif dan warna cerah dalam perkembangan batik pesisir. Pada awal abad 18 batik pesisir terutama di Pekalongan sudah menjadi bisnis turun temurun yang tidak hanya dilakukan oleh oleh pribumi, namun juga bangsa Eropa dan Tionghoa. Banyaknya pesanan dari saudagar kaya dari tanah air mereka, membawa penyesuaian warna dan motif  pada para pengerajin batik saat itu.

Warna batik pesisir identik dengan warna cerah dan motifnya lebih ke motif alam, seperti tanaman, binatang hingga benda-benda yang menunjukan akilturasi etnis lain. Kuatnya pengaruh luar tak lepas dari banyaknya permintaan pasar dari abad 18 hingga awal abad 19. Kemudian peran para nyonya Eropa sangat menyukai warna tendon atau pastel dengan motif yang diambil dari cerita dongeng negrinya, kemudian istri para saudagar Tionghoa yang menyukai jenis batik katun dan berbentuk sarung, atau yang kini terkenal dengan nama lokcan. Tidak heran di akhir abad 19 lokcan mengalami permintaan yang melonjak.

Ada banyak ragam batik pesisir yang khas dan banyak diminati hingga masakini seperti batik mega mendung dari Cirebon, merah darah ayam batik Lasem, batik Pekalongan, batik gedog dari Tuban , batik Madura dan batik-batik lainya.

Megamendung batik Cirebon

batik-mega-mendungMotif Megamendung yang sangat dipengaruhi oleh budaya islam dan tionghoa ini adalah salah satu ciri khas batik Cirebon. Batik ini juga disebut batik awan-awanan sebab gambarnya mirip awan yang bergumpal dengan ragam pilihan dan warnanya. Namun ada perbedaan yang khas dari batik megamendung carbon dan baik megamendung tionghoa. Batik mega mendung Cirebon bentuk awannya lancip dan berbentuk segitiga sedangkan megamendung tionghoa cendrung membulat. Batik mega mendung Cirebon syarat akan filosofi hidup dan ketuhanan.

Merah Darah Ayam Batik Lasem

batik-lasem-asli-warna-merah-yienBatik lasem tak hanya khas pada motifnya yang merupakan perpaduan kebudayaan Indonesia-tiongkok, namun juga pada warna merah darah ayam yang tidak dapat ditiru dan dibuat oleh pembatik lain di luar lasem.

Batik Pekalongan

cropped-ciri-khas-batik-pekalongan-adalahPrade warna batik pekalonga yang dinamis dipenngaruhi oleh pendatang dari Jepang, Tiongkok dan Belanda. Warna-warna batik pekalongan sendiri tak jauh dari warna cerah dan motifnya sesuai dengan pengaruh negara-negar yang menjajah Indonesia. Seperti pada masa jepang berkuasa muncul motif hakokai, pada masa tiongkok berkemabang pesat di Indonesia muncul batik klangenan dan Encim.

Batik Gedog dari Tuban

batik-gadogBatik Gedog terpengaruh oleh budaya islam, hindu, dan tionghoa. Misalnya maotif batik kijing miring motif burung hong dan motif panji. Sedangkan motif khas asli daerah ini tema tanam-tanaman pertanian, tumbuhan dan hewan laut. Keunikan batik gedog ini terletak pada proses pembuatanya yang mengunakan kain yang dipintal langsung dari kapas menjadi benang ditenun lalu jadilah kain batik.

Batik Madura

batik-maduraBatik dari Madura ini punya khas yang mencolok, seperti kuning, biru, hijau, dan merah. Motifnya banyak dan salah satu yang terkenal adalah batik gentong yang khas dalam pewarnaan dan motifnya.

Batik adalah warisan budaya turun temurun dari Indonesia. Walapun pada proses perkembangya dipengaruhi juga oleh budaya luar yang kuat. Batik pesisir sendiri dengan ciri khasnya tetap memiliki tempat tersendiri bagi pencita batik. Yuk gunakan batik sebagi trend fhasion Indonesia, agar batik tetap menjadi budaya hingga anak cucu kita kelak.***aL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.