Beranda » Blog » Traveling » Wisata Kuliner » Wisata Asyik dan Nikmatnya Ngopi di Kota Tua Roma

Share This Post

Jelajah Kuliner / Wisata Kuliner

Wisata Asyik dan Nikmatnya Ngopi di Kota Tua Roma

Wisata Asyik dan Nikmatnya Ngopi di Kota Tua Roma

Wisata Asyik dan Nikmatnya Ngopi di Kota Tua Roma. Ke Italia tanpa berkunjung ke Roma adalah perbuatan sia-sia. Inilah Kota Tua asli Italia. Kota yang telah melahirkan para intelektual, sekaligus para tokoh tersohor dunia. Di kota ini pula, para jawara dunia pernah singgah dan dilahirkan.

Roma bukan hanya menjadi Ibu Kota Provinsi.  Ia adalah ibu Kota Negara Italia. Di Hulu Kota ini terdapat suatu Sungai yang dikenal dengan istilah Tiber. Posisinya sangat dekat dengan Laut Tengah.

Di Jalan Via Veneto, Roma, adalah tempat paling lama dikenal. Sejak tahun 1960-1970-an, Via Vaneto telah memperkenalkan diri sebagai jalan paling bersejarah. Di Jalan inilah kafe dan toko-toko kelas atas tersedia. Sejak tahun 1980-an, kota ini mengubah tampilannya sebagai kota paling nyaman. Jadi kalau anda ingin kongkow di Roma, jalan inilah yang paling tepat. Kopi pahit cappucino sendiri, dapat anda nikmati di sini.

Roma adalah Kota Metropolitan dengan usia terpanjang dibandingkan kota-kota tua lainnya di dunia. Kota ini dibangun kurang lebih 2800 tahun yang lalu. Inilah kota yang menjadi pusat kerajaan Romawi.

Kota ini dihuni tidak kurang dari 2.900 000 jiwa dengan tingkat peningkatan penduduk tetap hampir stag. Jika anda berkunjung 10 tahun yang akang datang, kemungkinan penduduknya hampir sama. Tidak terlalu signifikan perubahannya.

Ke mana anda akan menikmati perjalanan ketika berada di Roma? Berikut beberapa tempat paling indah jika anda ingin berkunjung ke sana.

Pesona Colosseum

Ketika kita menginjakkan kaki di Roma, mata kita pertama kali akan melihat Colosseum. Inilah tempat yang dibangun Vespasian di masa Domitianus dan baru diselesaikan Titus, anak dari Vespasinus. Inilah Maha Karya terbesar Arsitektur Kerajaan Romawi dengan kemampuan daya tampung sekitar 50 000 penonton.

Rekomendasi untuk anda !!   Sejarah Onde-onde dari Zaman Majapahit Hingga Jadi Kuliner Khas Mojokerto

Diketahui bersama bahwa di Colosseum ini, binatang [venetaiones] ditarungkan dengan manusia tahanan kerajaan [noxii]. Dalam konteks lain, di tempat ini juga kadang air [naumachiae] dengan cara membanjiri arena dengan gladiator [meunara]. Ribuan atau bahkan mungkin jutaan orang telah mati di tempat ini.

Colosseum dengan demikian, patut disebut sebagai peninggalan sejarah dunia. Ia dibangun persis seperti elips yang layak disebut amphitheater. Colosseum ini, di masa lalu selalu menjadi arena gladiator dunia. Nama asli tempat ini sebenarnya adalah Flavian Amphitheatre. Bangun tersebut, saat ini masuk dalam daftar 69 peninggalan keajaiban dunia abad pertengahan.

Air Terjun Cinta [Trevi Fountain] Yang Penuh Mitos

Sepulang dari Colosseum, masih di Roma kita dapat menikmati indahnya Trevi Fountain. Inilah air mata cinta yang penuh mitos. Di tempat ini pula, legenda cinta di kalangan masyarakat Eropa tersedia.

Misalnya, jika anda melempar satu koin ke air mancur, maka, ada kemungkinan anda bakal balik lagi ke Roma. Karena itu, koin pertama dapat disebut dengan koin cinta. Jika anda melempar koin sebanyak tiga, maka, kemungkinan koin pertama mengandung arti jatuh cinta. Koin kedua anda akan menikah. Tetapiu koin ketiga ada kemungkinan bercerai. Koin harus dilempar dengan tangan kanan dan harus melewati bahu kiri.

Menurut guid kami, setidaknya terdapat 3000 koin yang dilempar pengunjung setiap harinya. Inilah koin yang kemudian menjadi milik pemerintah dan katanya dihibahkan kepada salah satu perusahaan yang keuntungannya dibagikan kepada orang miskin Italia.

Pantheon

Masih di Kota Roma, kita akan diajak berkunjung ke sebuah kuil tua yang saat ini dijadikan sebagai makam para pahlawan. Nama kuil itu adalalah Pantheon. Diambil dari bahasa Yunani yang artinya rumah semua dewa.

Rekomendasi untuk anda !!   Jengkol dan Fenomena Ekonomi Indonesia Temporer

Kuil ini dibangun Kaisar Hadrin pada kisaran tahun 118 SM sampai dengan 28 Masehi. Inilah tempat yang menghimpun semua Dewa Romawi. Kuil kemudian berubah menjadi Gereja pada kisaran tahun 609-1885 Masehi. Setelah tahun dimaksud, Gereja ini kemudian menjadi pemakaman pahlawan Italia. Lelin Farlina Dewi

Share This Post

Foto Profil dari alialamsyah
Sosok muda yang banyak menghabiskan waktu untuk membaca berbagai literatur penting dalam soal ilmu pengetahuan. Hobi traveling, Penyuka Sastra dan sosok dingin dalam menyikapi perkembangan Zaman. Itu juga yang menyebabkan ia pindah haluan dari pekerja profesional perkantoran menjadi webster ilmu dalam dunia maya. Dialah, Bagian tertentu yang menjadikan lyceum menjadi ternama di dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>