Biografi Zaha Hadid Sang Arsitek Wanita Dengan Segudang Prestasi

Biografi Zaha Hadid Sang Arsitek Wanita Dengan Segudang Prestasi
0 257

Biografi Zaha Hadid.  Arsitek Inggris kelahiran Irak ini lahir pada tanggal 31 Oktober 1950 . Terkenal dengan eksperimen beraninya dalam mendesain dan konsep visionerinya. Dalam mendesain beliau selalu memperhatikan perpaduan bangunan dengan lingkungan perkotaan yang akan dibangun.

Pada tahun 1972 Hadid pindah ke London (kemudian menjadi warga negara Inggris) dan terdaftar di Asosiasi Sekolah Arsitektur. Dia tidak pernah menikah atau memiliki anak. “If [architecture] doesn’t kill you, then you’re no good” . Pada tahun 1977 Hadid telah menerima gelar, bersama dengan Prize Diploma khusus, dan ia mulai bekerja untuk sebuah perusahaan London, Office of Metropolitan Architecture, yang didirikan oleh salah satu gurunya, Rem Koolhaas. Salah satu proyek mahasiswa nya adalah desain untuk sebuah hotel yang dibangun di atas rentang Hungerford Bridge London.

Awal Karier Zaha Hadid

Hadid membuka kantor sendiri pada tahun 1980, namun pada awalnya ide-idenya lebih laris daripada desain sebenarnya. Hadid mengajar kursus di Asosiasi Arsitektur , beberapa hasil karyanya diterbitkan di majalah arsitektur atau dipamerkan di galeri. Hadid juga mulai terjun di kompetisi desain, beberapa kompetisi tersebut berorientasi penelitian dan lainnya untuk bangunan yang ditujukan untuk dibangun.

Desain nya untuk The Peak, klub olahraga yang di desain menonjol dan menghadap horizontal dari salah satu lereng gunung yang mengelilingi kota Hong Kong, memenangkan hadiah tertinggi dalam kompetisi , namun bangunan itu tidak pernah dibangun. Hasil kompetisi Hadid pada 1980-an dan awal 1990-an sedikit diketahui masyarakat luas tetapi menimbulkan minat di kalangan arsitek lingkup kecil, dan bahkan setelah ia menjadi terkenal, dari websitenya terus memenangkan kompetisi sebelum fokus pada proyek-proyek yang sebenarnya bangunan nya.

Sering disebut sebagai arsitek kontemporer perempuan paling menonjol  , atau juga terkenal karena asal kelahirannya yang berlatar belakang dengan Arab Irak nya . Selama bertahun-tahun , desain nya selalu mengisi halaman majalah arsitektur namun penolakan yang diterima dan tak pernah kunjung dibangun karena desainnya yang terlalu radikal , dan Hadid pernah berpikir untuk menyerah dalam bidang perarsitekturannya setelah ia mengalami penolakan besar di tanah air Inggris pada tahun 1995.

Pesonanya nya mulai naik dan mendunia ketika desain nya untuk Cincinnati, Ohio’s new Center for Contemporary Art terpilih dan dibangun , setelahnya ia pun mendapatkan pujian dari seluruh dunia . Pada pertengahan 2000-an Hadid memperkerjakan hampir 150 orang di kantor London dan bekerja keras untuk bersaing . Dan datanglah kesempatan kerjasama yang menawarkan dia untuk membantu membentuk kembali landscape arsitektur dunia .

Mendekati Terobosan Baru

Setelah beberapa proyek kecil, termasuk salah satunya interior restoran Moonsoon di Sapporo, Jepang, bangunan besar pertama Hadid dibangun pada tahun 1993 dan 1994 yaitu adalah sebuah stasiun pemadam kebakaran kecil, memiliki desain dengan berbagai sudut yang tidak teratur (Hadid mengatakan bahwa karena ada 360 derajat tampak bangunan, ia melihat ada alasan untuk tidak membatasi diri), dengan alasan dari Vitra Furniture Perusahaan di Weil am Rhein, Jerman.

Pada tahun 1994 Hadid tampaknya mendekati terobosan baru: desain nya untuk Cardiff Bay Opera House yang baru di wilayah Wales Inggris terpilih untuk dibangun. Dan menjadi sebuah bangunan yang tidak lazim, dengan sudut tajam dan ruang interior yang sangat terexpose dari dalam , dengan auditorium yang dikelilingi oleh ruangan kaca yang memberi pemandangan sempurna untuk melihat Cardiff Bay.

Project Zaha Hadid

 

Malevich’s Tektonik, 1976–1977 | London | Tidak Dibangun

Museum of the Nineteenth Century, 1977–78 | London | Tidak Dibangun

Dutch Parliament ( Extension ), 1978–79 | The Hague | Tidak Dibangun

Irish Prime Minister’s Residence, 1979–80 | Dublin, Phoenix Park | Tidak Dibangun

59 Eaton Place, 1981–1982 | London | Tidak Dibangun

Parc de la Villette, 1982-1983 | Paris | Tidak Dibangun

The Peak, 1982-1983 | Hong Kong, Victoria Peak | Tidak Dibangun

Grand Buildings, 1985 | London, Trafalgar Square | Tidak Dibangun

Melbury Court, 1985 | London | Tidak Dibangun

Hamburg Docklands, 1986 | Hamburg | Tidak Dibangun

Kurfürstendamm 70, 1986 | Berlin | Tidak Dibangun

IBA housing, 1986-1993 | Berlin, Stresemannstraße 109 | Dibangun

Azabu-Jyuban, 1986 | Azabu Juban | Tidak Dibangun

Tomigaya, 1986 | Tokyo | Tidak Dibangun

West Hollywood Civic Centre, 1987 | Los Angeles | Tidak Dibangun

Al Wahda Sports Centre, 1988 | Abu Dhabi | Tidak Dibangun

Berlin 2000, 1988 | Berlin | Tidak Dibangun

Victoria City Areal, 1988 | Berlin | Tidak Dibangun

A New Barcelona, 1989 | Barcelona | Tidak Dibangun

Tokyo Forum, 1989 | Tokyo | Tidak Dibangun

Hafenstrasse development, 1990 | Hamburg| Tidak Dibangun

Moonsoon, 1989-1990 | Sapporo | Dibangun

Folly 3, 1990 | Osaka | Dibangun

Vitra fire station, 1994 | Weil am Rhein| Dibangun

Cardiff Bay Opera House, 1995 | Cardiff, Wales, UK| Tidak Dibangun

Serpentine Gallery Pavilion, 2000 | London| Dibangun Sementara

Serpentine Sackler Gallery, 2013 | London| Dibangun

Hoenheim-North Terminus & Car Park, 2001 | Hoenheim, France | Dibangun

One-North Masterplan, 2001 | Singapore| Proses Pembangunan

Bergisel Ski Jump, 2002| Innsbruck, Austria| Dibangun

Rosenthal Center for Contemporary Art, 2003 | Cincinnati, Ohio| Dibangun

Ordrupgaard Museum (extension), 2001-2005 | Copenhagen, Denmark | Dibangun

BMW Central Building, 2005| Leipzig, Germany | Dibangun

Phaeno Science Center, 2005 | Wolfsburg, Germany | Dibangun

Szervita Square Tower, 2006 | Budapest, Hungary | Dibangun

Issam Fares Institute for Public Policy and International Affairs, 2006-2014 | Beirut, Lebanon | Dibangun

Kartal-Pendik Waterfront Regeneration Masterplan, 2006 | Istanbul, Turkey | Tidak Dibangun

Maggie’s Centres at the Victoria Hospital, 2006 | Kirkcaldy, Scotland Dibangun

Tondonia Winery Pavilion, 2001-2006 | Haro, Spain | Dibangun

Hungerburgbahn stations, 2007 | Innsbruck, Austria | Dibangun

Vilnius Guggenheim Hermitage Museum, 2008 | Vilnius, Lithuania | Tidak Dibangun

Bridge Pavilion, 2008 | Zaragoza, Spain | Dibangun

JS Bach Chamber Music Hall, 2009 | Manchester, UK | Dibangun

CMA CGM Tower, 2005-2010 | Marseille, France | Dibangun

MAXXI – National Museum of the 21st Century Arts, 1998-2010 | Rome, Italy | Dibangun

Guangzhou Opera House, 2005-2010 | Guangzhou, China | Dibangun

Evelyn Grace Academy, 2006-2010 | Brixton, London, UK | Dibangun

Sheikh Zayed Bridge, 2007-2010 | Abu Dhabi, United Arab Emirates | Dibangun

London Aquatics Centre, 2008-2011 | London, UK | Dibangun

Riverside Museum, 2007-2011 | Glasgow, Scotland, UK | Dibangun

Heydar Aliyev Cultural Center, 2007-2012 | Baku, Azerbaijan | Dibangun

Pierres Vives Building, 2002-2012 | Montpelier, France | Dibangun

Innovation Tower, 2009-2013 | Hong Kong SAR, China | Dibangun

Dongdaemun Design Plaza & Park, 2007-2013 | Dongdaemun, Seoul, South Korea | Dibangun

Wangjing SOHO, 2009-2014 | Beijing, China | Dibangun

Investcorp Building – St Antony’s College, 2013-2015 | Oxford, England | Dibangun

Grace on Coronation, 2014 | Brisbane, Australia | Pengajuan

Messner Mountain Museum Corones, 2015 | Kronplatz mountain, Italy | Dibangun

Sumber :

notablebiographies

pritzkerprize

Komentar
Memuat...